Rabu, 23 Februari 2011

instek trepanasi

Handling instrumen
Neuro surgery
Heru Cahyono, SST.
INSTANSI : OK IRD RSSA MALANG
ALAMAT : PARANGARGO WAGIR MALANG
D3 KEP ANGK 98
D4 KMB PERIOPERATIF 2009 ANGK KE 4
Anatomi kepala
Struktur eksternal
      Tengkorak  : 8 tulang utama yang membungkus dan       melindungi otak.
   Kranium/ tulang tengkorak : frontalis, parietalis D/S, temporalisD/S, sfenoidalis, etmoidalis, interior tengkorak.
      SCALP ( kulit kepala ) :  kulit, jaringan lunak, galea, otot,dan periosteum.
Struktur internal
Bagian utama otak
Serebrum  tdd:
o    2 hemisfer: D/S
o    4 lobus : frontalis, parietalis, temporalis,dan oksipitalis.
Batang otak :
o    Midbrain, pons, dan medula oblongata
Serebelum:
o    Tdd 2 lobus berada langsung dibawah serebelum.
Daerah tambahan
Talamus
Hipotalamus
Ganglia basalis
Selaput otak ( meningen)
    Duramater
    Arahcnoid
    piamater
Handling instrumen
Neuro surgery / bedah saraf
Handling instrumen
operasi trepanasi
     pengertian
     Suatu cara melakukan pengelolaan instrumen selama  
     operasi trepanasi.
    Indikasi
    Pasien dengan kelainan intrakranial : EDH, SDH, ICH luas, TUMOR OTAK.
1. Persiapan alat
Basic instrumen
desinfeksi klem 
duk klem
handvat mesz no 4
handvat mesz no 3
handvat mesz panjang
pinset chirrurgie
pinset anatomis
klem van pean bengkok mosquito
klem van kocher
nald voeder
wound haak tajam
langen beck
gunting metzenbaum
gunting kasar/prepare
gunting benang lurus
Persiapan alat
   Set tambahan
cauter bipolar/monopolar
raspatorium
desektor 
dendy klem 
boor set
knable tang/bone rongeours B/S/K 
metal scalp haemostasis clips
separator dura
pinset dura chirrurgies
galea / spring haak
brain spatula/maliable, caliber
dura haak
dura sonde
elevator
Gigli saw
Gunting dura
2. Persiapan bahan
Larutan desinfektan
Kassa steril
Watches
Bon wax
Surgicel
Spongostan/lyostip
Spuitt 10 cc
Ventrikel katheter
Adrenalin 1: 200.000 (gr/mL)
Sufratul
Hypafic
Mess no 24, 10,11
Sterile  drapes
Redon drain
NS
Selang suction
3.  Persiapan benang
Side 2,0 :  untuk fiksasi v katheter
Benang absorbable 2,0 : u jahit soft tissue
Benang non absorbable no 3,0 : u jahit kulit
Benang non absorbable atraumatic no 3,0 :u hit steach
Side 3,0 u fiksasi drain
4. Linen steril
Doek kecil 5
Doek besar lubang 1, buntu 1
Gaun operasi 5
Handuk 4
5. Persiapan pasien
Posisi supine bawah kepala diganjal dg bantal bulat(donat)
Posisi sedikit head up (15-30)
Pasang body strapping
Ganjal punggung dg bantal kecil bl posisi kepala miring
Prosedur
Pada saat pasien di induksi perawat instrumen melakukan perasat sebagai berikut :
Cuci tangan (Hand washing) lalu di keringkan dengan waslap steril
Mengenakan gaun bedah(gawning) dan handschoen steril (gloving)
Menutup meja mayo dengan sarung meja mayo lalu di lapisi dengan perlak steril kemudian duk steril
Menata instrument di meja mayo.
Mengenakan gaun bedah dan handschoen steril kepada operator atau assisten.
Prosedur
Berikan desinfeksi klem +larutan desinfektan kepada operator/ asisten  untuk desinfeksi lapangan operasi.
Melakukan drapping yaitu menutup lapangan operasi letakkan u pad dilapisi dg doek kecil 2 lapis, doek yg paling atas ditutupkan pada kepala bag atas, fiksasi dg doek klem, kmd psg doek kcl bag bwh kpl, kmd psg doek besar lubang, pasang sterile drape (opsite).
Berikan spuit 10 cc yang telah berisi campuran adrenalin 1/200.000 dan lidocaine kepada operator /assisten.
Siapkan alat-alat penunjang seperti kabel diatermi dan slang penghisap di tambah kanula yang di Bantu dengan perawat sirkulasi, Dekatkan meja mayo di lapangan operasi
Dekatkan meja mayo di lapangan operasi
Berikan informasi kepada operator bahwa instrument siap
Lanjutan….
Berikan mesz 1 dan pinset chirrurgies kepada operator untuk incisi kulit , sub cutis.
Berikan couter/ monopolar untuk rawat perdarahan 
Berikan mesz 2 kepada operator untuk incise pada fasia dan otot, dan berikan dandy klem untuk mengontrol perdarahan
Berikan mesz 2, pinset chirrurgie kepada operator dan wound haak tajam kepada assisten
Berikan raspatorium / cauter monopolar untuk membebaskan periosteum dan kasa basah untuk membungkus SCALP
Berikan spring haak atau doek kecil untuk mempertahankan scalp terbuka
Berikan boor kepada operator dan langen beck, spull (spuit 10 cc berisi NS) kepada assisten
lanjutan
Berikan adson/desector kepada operator dan masquito bengkok untuk mengambil tulang pada daerah yang diboor
Berikan pengantar dura/pelindung  gigli, masukkan gigli dan pasang handle gigli,spull NS, kemudian siap dilakukan pemotongan cranium
Berikan knabel tang untuk meratakan tulang ( bila perlu )
Berikan benang non absorbable 3.0 untuk menggantung dura ( heat sticth )
Berikan separator dura untuk membersihkan tolsel/hematom pada epidural ( bila perdarahan epidural )
Berikan speed mess ( mess no 11 ) untuk membuka dura( bila ada kelainan intracerebral).
Berikan gunting dura u perlebar dura
Evakuasi cloth B perdarahan sub dural hematom
Bila  ICH/Tumor otak, maka berikan bipolar u evakuasi cloth/ tumor pada lokasi hematom/tumor
Rawat perdarahan dg bipolar + wathes
Berikan surgicel s/ ukuran u homeostasis perdarahan.
lanjutan
Rawat perdarahan dengan menggunakan cauter bipolar dan tutup dengan waches basah dengan NS
Berikan benang absorable  3/0, nald voeder  dan pinset dura kepada operator untuk menjahit dura.
Berikan benang absorbable  2-0 , nald voeder dan pinset chirrurgies kepada operator untuk menjahit fasia / fat .
Berikan benang non absorbable 3/0 untuk kulit.
Membersihkan luka operasi dengan kasa basah lalu kasa kering
Kemudian Berikan desinfektan dan tutup dengan kassa steril.
Tutup luka operasi dengan hipafix
Lepaskan semua duk dari pasien, lepaskan gaun operasi.
Inventarisasi alat
Terima kasih ?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar